Showing posts with label Materi. Show all posts

E-marketing


Pemasaran online adalah alat terbaru yang digunakan untuk pemasaran langsung (direct marketing). Pemasaran online terdiri dari saluran online komersial dan internet. Saluran online komersial menyediakan berbagai pilihan pelayanan seperti pencarian database, papan reklame, produk pendukung, belanja secara online dan lainnya. Sedangkan internet adalah suatu jaringan global dari jaringan komputer yang pada dasarnya bebas (tidak komersial), para pemakai hanya perlu membayar beban jasa untuk bisa menggunakannya. Kemudian para pemakai internet dapat mengimkan e-mail, informasi akses menggunakan www (world wide web) untuk mencari data dan berbelanja untuk berbagai produk.

Kemunculan pemasaran online akan terus mempengaruhi strategi promosi di pasar industri. Katalog penjualan online akan berubah dari daftar produk menjadi alat penjualan global. Pembeli akan dapat membeli apapun yang dibutuhkan dimanapun di seluruh dunia dengan harga bersaing serta melayani permintaan pembelian.

Keuntungan menggunakan pemasaran online adalah
- Akses informasi dan retrieval yang cepat.
- Tidak ada pembatasan materi promosi yang dilakukan dengan biaya relative murah (Havaldar, 2005). 

Menurut Kalyanam & Mclntyre, 2002 fungsi-fungsi utama e-marketing mencangkup 11 elemen :
1. Product, meliputi product assortment, alat perencanaan seperti layout.
2. Price, diantaranya dynamic pricing, forward auctions.
3. Place seperti afiliasi dan remote hosting.
4. Promotion, mencangkup online ads, sponsored links, rekomendasi.
5. Personalization, diantaranya customization, individualization, rule based sistem.
6. Privacy, menyangkut data-data pribadi pelanggan.
7. Customer service, Frequently asked question (FAQ) dan help desk, chat.
8. Community, contohnya chat rooms, user rating & review.
9. Site, diantaranya homepage, navigation dan search, layout webpage.
10. Security, yakni keamanan bertransaksi
11. Sales promotion, seperti e-coupon.

Secara garis besar e-marketing mengalami proses evolusi tiga tahap :
1. Information publishing sebagai sumber informasi.
2. Transaction sites, memfasilitasi transaksi online.
3. Mass customization pemanfaatan kapabilitas teknologi online untuk mempersonalisasi pesan dan layanan kwpada konsumen individu (Dann, 2004).

Sumber :
Subroto, Budiarto. 2011. Pemasaran Industri Business to Business Marketing. Yogyakarta: Penerbit Andi.Tjiptono, Fandy. Chandra, Gregorius. Adriana, Dadi. 2008. Pemasaran Strategik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Klasifikasi Ebusiness



B2B (Bussines to Bussines)
B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
1. Disebut juga transaksi antar perusahaan.
2. Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi dan  konsultasi.
3. Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
4. Sistem komunikasi bisnis online antar pelaku bisnis dan B2B merupakan transaksi antara bisnis-bisnis yang dilakukan secara elektronik melalui Internet, intranet, ekstranet, atau jaringan privat. B2B memungkinkan perusahaan untuk menyederhanakan jalur pengadaan, distribusi, dan fisik, mengurangi dokumen dalam hubungan pelanggan dan supplier (pemasok), pengurangan persediaan dan outsourcing.
Contohnya: Pabrikan berbisnis dengan distributor, pabrikan dengan suatu perusahaan agen pemasaran, atau distributor dengan agen penjualan, atau perusahaan retail (retailer) yang menjual langsung kepada konsumen. Contoh website yang menerapkan konsep B2B adalah alibaba.com, ecplaza.net, ecrobot.com, ec21.net, foreign-trade.com.

B2C (Bussines to Consument)
B2C adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa.
Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2c adalah sebagai berikut :
1. Disebut dengan transaksi pasar.
2. Konsumen m’pelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi.
3. Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment.
4. Memintaagar barang dikirimkan
B2C menggunakan konsep bisnis dimana penjual berhubungan dengan para pembelinya dan antara penjual dan pembeli karena belum tentu dikenal denga seorang penjual tersebut. Sifat dari B2C adalah terbuka dan bebas dimanfaatkan oleh umum. Cara mengakses bisnis tersebut melalui sebuah situs yang disediakan oleh sang penjual. B2C juga merupakan kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. Contoh website yang menerapkan konsep B2C adalah amazon.com, eBay.com, http://www.mobilraya.com, http://www.bhineka.com.

C2C (Consumer to Consumer)
C2C adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot). C2C terjadi seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya.
C2C (consumer to consumer) merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu. C2C juga merupakan model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumn ya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot). C2C terjadi seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya. Contoh website yang menerapkan konsep C2C adalah http://www.elvinmirad.com.

B2B2C (Bussines to Bussines & Bussines to Consument)
B2B2C adalah di mana terdapat perusahaan yang menyediakan produk/jasa mereka kepada klien/agen dan di lain sisi klien/agen tersebut juga mempunyai customer tempat mereka menjual produk/jasa tersebut.

B2E (Bussines to Employee)
B2E adalah layanan yang disediakan sebuah perusahaan pada karyawannya untuk memudahkan urusan karyawan dengan perusahaan. Misalkan seorang karyawan yang ingin mengambil cuti, tidak perlu lagi menghadap bagian kepegawaian. Ia dapat mengakses situs resmi perusahaan dan mengajukan permohonan cuti tersebut. Atau seorang karyawan yang ingin mendapatkan tunjangan kesehatan karena dirawat di rumah sakit, cukup mengakses situs resmi perusahaan dan mengisi formulir secara online. Contoh website yang menerapkan konsep B2E adalah www.bukukita.com, www.adobe.com, www.rumahscript.com.

Consumers To Bussines (C2B)
Merupakan individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi dan individu yang mencari penjual dan melakukan transaksi. Customer to Business (C2B) adalah model bisnis di mana konsumen (individu) menciptakan nilai, dan perusahaan mengkonsumsi nilai ini. Sebagai contoh, ketikakonsumen menulis review, atau ketika konsumen memberikan ide yang berguna untuk pengembangan produk baru, maka individu ini adalah menciptakan nilai bagiperusahaan, jika perusahaan mengadopsi input. Konsep yang dikecualikan adalah kerumunan sumber dan co-creation.
Bentuk lain dari C2B adalah perdagangan elektronik model bisnis, di mana konsumendapat menawarkan produk dan layanan untuk perusahaan dan perusahaan membayar mereka. Model bisnis ini merupakan pembalikan lengkap dari model bisnis tradisional dimana perusahaan menawarkan barang dan jasa kepada konsumen (business-to-consumer = B2C). Kita dapat melihat contoh ini di blog atau forum internet dimana penulis menawarkan link kembali ke bisnis online memfasilitasi pembelian beberapa produk (seperti buku di amazon.com), dan penulis mungkin menerima pendapatan dari penjualan afiliasi yang sukses.

Peer To Peer Application
P2P menghubungkan kepengguna, membiarkan mereka untuk membagi ide dan sumber daya computer tanpa server umum dan membantu individu membuat informasi yang tersedia untuk penggunaan seseorang dengan menghubungkan para pemakai Web. Teknologi ini dapat digunakan di dalam C2C, B2B, dan B2C. Teknologi ini mendorong jaringan computer untuk membagi data dan prosesnya dengan computer lain secara langsung.

Mobile Commerce
Transaksi yang dilakukan secara penuh atau sebagian di dalam lingkungan nirkabel (wireless). Sebagai contoh, beberapa orang yang diperlengkapi dengan cell phones, orang dapat melakukan order suatu barang atau hal-hal yang berhubungan dengan perbankan. Contoh Mobile Banking.

Intrabusiness
Mencakup semua aktivitas internal organisasi yang meliputi pertukaran barang, jasa, atau informasi diantara beberapa unit dan individu di dalam organisasi. Aktivitas dapat meliputi dari penjualan produk perusahaan ke satu karyawan untuk training online dan dukungan bagi desain secara bersama-sama. Intrabisnis biasanya dilakukan pada intranet atau portal perusahaan secara umum.

Collaborative commerce
Ketika individu atau kelompok melakukan kolaborasi, mereka akan tumbuh ke dalam collaborative commerce. Sebagai contoh, rekan bisnis di dalam suatu lokasi yang berbeda dapat mendesain produk mereka secara bersamaan, menggunakan screen charing, atau mereka secara bersama-sama memperkirakan jumlah permintaan dari suatu produk.

Pivot dan Unpivot pada SQL

Pivot adalah perintah untuk  merubah bentuk dari suatu bentuk baris menjadi tabel kolom.
Sedangkan Unpivot adalah perintah untuk merubah bentuk tabel kolom menjadi baris.

Contoh implementasi :
Tabel yang digunakan Detail_trans dan Produk

Selanjutnya karena kedua tabel saling berhubungan (pada tabel Detail_trans terdapat foreign key id_produk dari tabel Produk) maka harus ada perintah join. Disini saya menggunakan perintah inner join.

SELECT A.id_trans, A.id_cust, A.id_produk, B.nm_produk, A.jumlah, A.total_harga 
FROM Detail_trans AS A
INNER JOIN Produk AS B
ON A.id_produk = B.id_produk

1. Pivot
SELECT * FROM (SELECT A.id_trans, A.id_cust, A.id_produk, B.nm_produk, A.jumlah, A.total_harga 
FROM Detail_trans AS A
INNER JOIN Produk AS B
ON A.id_produk = B.id_produk) pvt
PIVOT (min(id_cust)FOR pvt.id_trans
IN([001],[002], [003])) AS cust

2. Unpivot
Perintah di bawah ini untuk meng-unpivotkan perintah di step pivot di atas.
SELECT * FROM (SELECT A.id_trans, A.id_cust, A.id_produk, B.nm_produk, A.jumlah, A.total_harga 
FROM Detail_trans AS A
INNER JOIN Produk AS B
ON A.id_produk = B.id_produk) pvt
pivot (min(id_cust)FOR pvt.id_trans
in([001],[002], [003])) AS cust
unpivot (id_cust for id_trans in([001],[002], [003])) as unpivt

3. Perbedaan hasil tabel pivot dan unpivot


CodeIgniter : Tak Kenal Maka Tak Sayang


Saat ini CodeIgniter menjadi tren yang sedang hangat dibicarakan oleh para developer di Indonesia. Framework yang satu ini memang sudah menjadi top star di beberapa situs forum atau milis yang membahas tentang PHP.

Situs-situs besar yang ada di Indonesia sudah beralih menggunakan framework CodeIgniter seperti okezone.com, kompas.com dan lain-lain.
 (Source Logo: http://stat.k.kidsklik.com)

(Source Logo: http://hinnation.com/)

Kemudahan dalam penggunaan framework CodeIgniter yang mudah dikustomisasi dan diintegrasikan dengan library menjadi keunggulannya. 
Rasmus Lerdorf, "I like CodeIgniter because it is faster, lighter and the least like a framework".
Saat ini CodeIgniter dikembangkan oleh komunitas dan disebarluaskan ke seluruh dunia dengan lisensi bebas. CodeIgniter tergolong framework dengan ukuran kecil dan cukup mudah untuk dipahami dan dikuasai. Kelebihan dalam membuat website dengan menggunakan framework CodeIgniter diantaranya adalah :

1. Open Source - CodeIgniter berlisensi Apache/BSD-style opensource sehingga dapat dikembangkan dan digunakan sesuai dengan kebutuhan.

2. Multiplatform - Sangat ringan dijalankan pada berbagai platform. Pada bagian sistem utama, CodeIgniter hanya memerlukan kapasitas yang sedikit untuk server dalam membentuk class library.

3. Efisiensi waktu - Dengan adanya struktur dan library yang disediakan oleh framework, programmer dapat fokus pada prosses pengembangan sistem yang akan dibangun.

4. Menggunakan metode MVC - Metode MVC adalah metode dengan cara  Model, Controller, Model framework ini dapat mempermudah membedakan antara tampilan dan program.

5. User friendly - Sangat mudah digunakan oleh semua kalangan user, hal ini dikarenakan bentuk dan tampilan yang sudah dirancang secara terstruktur.

6. URL yang user friendly - Ketika URL dipanggi; maka akan langsung membentuk sebuah alamat http ://namasitus.com/blog/contoh/alamat-blog. Hal ini dikarenakan CodeIgniter telah dirancang dengan rapih.

7. Framework yang lengkap - Dikemas secara lengkap karena di dalamnya terdapat kumpulan class yang di dalam library yang tersedia sehingga sangat menunjang dalam pembuatan website, database, validasi form data, pembuatan session, penggunaan XML-RPC dan lain-lain.

8. User guide - Dilengkapi dengan dokumentasi yang cukup baik dan lengkap, sehingga dapat membantu para programmer mempelajarinya.

9. Reuse of code - Dengan menggunakan CodeIgniter maka program yang dibuat akan memiliki struktur yang baku, sehingga dapat digunakan kembanli pada proyek-proyek lainnya.

10. Berjalan di PHP versi 4 dan 5 - Sekarang ini PHP sudah mencapai versi ke 5, meskipun begitu masih banyak orang yang tetap menggunakan PHP versi 4 oleh sebab itu CodeIgniter dikembangkan agar tetap kompatible dengan PHP versi 4 dan dapat dijalankan pada PHP versi 5.


Source artikel : Ardhana, YM Kusuma. Pemrograman PHP CodeIgniter Black Box. Jasakom Jakarta, 2012

Powered by Blogger - Risqy Pradini - 2018